Tips-tips membuat passport secara cepat

January 26, 2011 at 12:56 pm 2 comments

KTP merupakan identitas kita selama berada didalam negeri (Indonesia), sedangkan bila kita sedang bepergian keluar negeri, apakah KTP kita juga bisa dipakai? Jawabannya tidak. Kita memerlukan identitas lain yang diterima oleh semua negara (saat kita berada diluar negeri), yang disebut dengan passport.

Mungkin bagi sebagian orang, passport merupakan sesuatu yang biasa, apalagi bagi orang yang sudah sering bepergian keluar negeri. Dan pengurusan passport sendiri banyak “seni”-nya🙂. Menurut saya, untuk mengurus passport, kita bisa menempuh 2 jalan, yaitu “fast-track”/cara cepat dan prosedur normal.

Bila kita menggunakan cara cepat, maka kita cukup perlu menghubungi biro jasa pengurusan passport, yang banyak tersebar. Biasanya pihak biro jasa meminta kita menyerahkan KTP asli, KK asli, ijazah terakhir asli, akta kelahiran asli, surat rekomendasi kantor asli dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Nah, setelah semua dokumen terkumpul, tinggal nego harga saja. Biasanya sih para biro jasa menawarkan harga sekitar 750 ribu sampai 1 juta, untuk pembuatan passport selama 3 hari.

Sedangkan bila kita menggunakan prosedur normal, biaya yang dikeluarkan cukup murah, hanya 255 ribu, untuk passport 48 halaman dan berlaku selama 5 tahun dan 105 ribu (kl gak salah), untuk passport 24 halaman dan berlaku selama 3 tahun. Tetapi kita harus melalui prosedur normal yang cukup memakan waktu.

Untuk memulai mengurus passport sesuai dengan prosedur, kita mesti menyiapkan hal-hal berikut:

1. Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan, asli dan fotokopi, sbb:
-. Passport lama (bila ada)
-. Kartu Keluarga (KK), asli dan fotokopi
-. KTP, asli dan fotokopi
-. Surat nikah, asli dan fotokopi
-. Ijazah terakhir, asli dan fotokopi
-. Surat Rekomendasi dari instansi (kantor) tempat kita berdinas

Bila kita datang 1 hari lebih awal sebelum kita memasukkan dokumen permohonan untuk pembuatan passport, kita bisa membeli formulir permohonan (termasuk materai) dan map dikantor imigrasi (biasanya ditempat fotokopi). Nanti semua dokumen-dokumen tersebut dimasukkan dalam map dan map-nya diberi nama & alamat kita.

2. Datanglah lebih awal,
Antrian dikantor imigrasi biasanya sudah dimulai sejak pagi, sebelum kantor tersebut buka (pukul 8 pagi). Pengalaman saya mengurus passport dikantor imigrasi depok (alamatnya di Jalan Margonda, dekat bank BNI cabang Margonda), saya datang pukul 07.50, sudah mendapatkan nomor antrian 127🙂.

3. Buatlah perhitungan berdasarkan nomor antrian yang kita punya,
Misalnya bila kita dapat nomor yang cukup besar (contohnya saya dapat nomor 127), maka saya langsung berhitung bahwa kira-kira saya akan dipanggil untuk verifikasi data jam 3 sore. Maka saya langsung berangkat kekantor dulu. Alhamudillah perhitungan saya tepat🙂.

4. Verifikasi data,
Setelah nomor saya dipanggil, saya langsung menyerahkan map yang berisi fotokopi data-data yang dibutuhkan (kecuali surat rekomendasi kantor harus asli) dan memverifikasi data-data tersebut dengan petugas kantor imigrasi. Jangan lupa membawa passport lama anda (bila ada), karena passport lama akan ditarik (dapat diminta lagi sih, cuma ada bagian yang dirobek). Setelah selesai verifikasi data, saya diminta datang 3 hari kemudian untuk foto, ambil sidik jari & wawancara.

5. Proses foto, biometrik dan wawancara,
Tepat 3 hari kerja setelah memasukkan berkas, saya datang lagi pagi-pagi (jam 5, setelah shalat shubuh) untuk menaruh tanda terima berkas dan antri untuk foto, biometrik dan wawancara. Subhanallah, saya dapat urutan ke-27. Walah, ternyata banyak orang yang datang lebih pagi dari saya😀.

Setelah menunggu hampir 1,5 jam, akhirnya saya selesai mengikuti semua proses, yaitu foto, biometrik dan wawancara. Saya diminta datang lagi 4 hari kemudian untuk mengambil passport.

6. Pengambilan passport,
Empat hari berselang, saya datang sekitar pukul 3 sore, seperti yang diminta oleh petugas kantor imigrasi. Ternyata menurut petugas, passport saya baru jadi 2 hari kemudian. Beliau menunjukkan pengumuman dipintu depan, bahwa pengambilan passport adalah 6 hari setelah foto (karena ada kendala teknis). Wah, saya cukup panik, karena 2 hari lagi saya harus berangkat ke Bangkok. Tiket sudah dibeli, hotel sudah dipesan. Wah, gawat neh pikir saya.

Saya coba jelaskan keadaan saya kepada petugas imigrasi dan mereka bersedia mengusahakan agar passport saya jadi besok sore. Saya mohon kepada mereka agar benar-benar jadi keesokan sorenya.

Terus terang hari itu saya nggak tenang, tidak sabar menanti hari esok. Ketika waktu yang tiba, saya langsung bergegas dari kantor ke kantor imigrasi Depok. Alhamduillah, ternyata benar passport saya sudah selesai. Jadi, setidaknya saya punya pengalaman yang berguna dan bisa saya ambil hikmahnya, yaitu : bila ingin bepergian keluar negeri, uruslah passport segera (kalo bisa 1 bulan sebelum keberangkatan). Karena bila terjadi hal-hal yang diluar kendali kita (seperti kasus saya), kita masih punya waktu cadangan.

Entry filed under: Pelayanan Masyarakat. Tags: .

Arti sebuah kepercayaan customer terhadap kelangsungan bisnis Tangisan disepanjang Antasari – Blok M

2 Comments Add your own

  • 1. tammi hilda giani  |  February 22, 2012 at 1:27 am

    Mbak / mas maaf mau tanya kalau dr Margo City ke Kantor Imigrasi Depok itu gimana ya? Oh ada ya Kantor nya yg dkt BNI Cab. Margonda? Bukannya di kota kembang ya?

    Reply
    • 2. depokmania  |  October 31, 2012 at 6:48 am

      Terakhir dengar sih udah pindah kantornya ke GDC (Kota Kembang). Tapi saya belum tahu lokasi pas-nya dimana.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Counter

  • 377,304 hits

Categories


%d bloggers like this: