Pesona kota Bangkok (hari ketiga)

January 14, 2011 at 5:04 pm Leave a comment

Hari ini kami memiliki waktu yang agak panjang menjelajahi kota bangkok, karena sesi technical discussion sudah selesai sejak pukul 15. Setelah berbasa-basi dengan rekan-rekan dari India, Thailand, Hongkong, Philipina dan Vietnam, serta perwakilan dari Jepang dan Eropa, akhirnya saya dan 3 rekan lain dari Indonesia memutuskan untuk pergi ke Bangkok King Power (pusat perbelanjaan duty-free). Seperti biasa kami menggunakan sky train, naik dari BTS Asok, menggunakan sukhumvit dan turun di BTS Victory Monumen, dengan tarif 30 bath.

Dari BTS Victory Monumen, kami menyusuri jembatan penghubung menuju Century the Movie Plaza dan menuju ke tempat menunggu “free pick up” menggunakan tuk-tuk (angkutan umum sejenis bajaj) menuju Bangkok King Power. Bangkok King Power cukup besar dan luas, serta tertata sangat rapi. Tidak heran bila banyak sekali bus-bus pariwisata yang membawa turis-turis dari luar Thailand menjadikannya salah satu tempat tujuan.

Saya membeli beberapa kotak coklat untuk oleh-oleh dan keripik durian (dry durian) titipan teman kantor saya. Harga makanan tersebut cukup mahal dibandingkan di Indonesia, rata-rata sekitar 200 sampai 500 bath untuk coklat. Sedangkan keripik durian harganya 280 bath.

Oya, toko duty free di Bangkok King Power hanya dilantai 1. Lantai atasnya (lantai 2), merupakan pusat perbelanjaan barang-barang branded (bermerk), mulai dari BVLGARY, RALPH LAURENT, HERMES dan beberapa toko gadget dan jam tangan bermerk.

Pulangnya kami memutuskan untuk mencari makan malam di “kampung arab”, atau “soi arab” yang letaknya diantara BTS Nana dan BTS Phloen Chit, tepatnya agak masuk kedalam jalan/gang sukhumvit soi 3 dan sukhumvit soi 5. Kami menikmati menu di salah satu rumah makan lebanon, yaitu nasi kuning dan ayam serta kebab kambing/domba. Mengenai rasa makanan disana, cukup lumayanlah untuk penyegaran, karena selama ini kami di Bangkok hanya makan Mc D atau KFC. Tetapi porsi yang diberikan terlalu besar untuk kami.

Setelah makan kami langsung pulang ke hotel, tetapi saya dan salah satu rekan memilih jalan kaki ke hotel, sambila melihat-lihat suasana Bangkok dimalam hari. Sedangkan kedua rekan kami yang lain memilih menggunakan Sukhumvit line (sky train) dari BTS Nana ke BTS Asok. Saya rasa keputusan saya benar, karena saya menemukan dan membeli tas cantik dan untuk sebagai oleh-oleh istri saya tercinta di depokšŸ™‚.

Entry filed under: Travelling & Perjalanan. Tags: .

Pesona Kota Bangkok (hari kedua) Pesona kota Bangkok (hari ke empat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Counter

  • 377,304 hits

Categories


%d bloggers like this: