Evolusi perdagangan

September 27, 2010 at 5:06 am Leave a comment

Seiring dengan perkembangan zaman yang makin maju dan mutakhir dibidang teknologi, maka semakin beragam pula cara perdagangan & jual beli yang berkembang. Bila kita melihat dari zaman purbakala, dimana sudah dikenal perdagangan dengan cara yang masih sangat sederhana. Sistem perdagangan yang paling kuno adalah dengan cara barter/bertukar. Ini merupakan cara bertransaksi yang paling mendasar dan sederhana. Misalnya, si A memiliki 1 pikul padi dan ia membutuhkan 1 ekor ayam. Sedangkan si B memiliki beberapa ekor ayam dan membutuhkan padi. Maka si A dan B dapat melakukan barter untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sampai saat inipun sistem perdagangan barter masih dapat kita temui didaerah pedalaman.

Lama-kelamaan orang menyadari bahwa sistem barter tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan perdagangan. Karena sering kali tidak ada acuan yang jelas mengenai nilai suatu barang. Misalnya apakah 1 pikul padi nilainya sama dengan 1 ekor ayam? Tidak ada yang bisa memberikan kepastian dan tolok ukur nilai barang-barang yang dibarter tersebut. Sehingga dimungkinkan terjadi perbedaan persepsi nilai suatu barang antara orang yang satu dan orang yang lain.

Untuk mengatasi hal tersebut, diperkenalkanlah standar untuk menghargai suatu barang, yaitu logam mulia, yaitu emas dan perak (terkadang juga ada perunggu). Dengan adanya tolok ukur baru (logam mulia) dalam menilai harga suatu barang, maka perbedaan persepsi dari perbedaan nilai suatu barang (misalnya padi atau ayam) dapat dikurangi. Harga suatu barang dapat diukur dengan jumlah logam mulia, misalnya harga 1 pikul padi adalah 1 koin emas, sedangkan harga 1 ekor ayam adalah 5 koin perak. Dimana harga 1 koin emas sama dengan harga 10 koin perak. Selain itu, transaksi perdagangan juga menjadi lebih mudah, karena bila orang ingin pergi belanja ke pasar, cukup dengan membawa logam mulia secukupnya. Saat itu, emas dan perak dijadikan alat tukar.

Penggunan logam mulia lama kelamaan dirasakan kurang efektif, untuk memenuhi kebutuhan perdangangan yang makin lama makin berkembang. Selain itu, dengan mulai berkembangnya sistem keuangan didunia, maka mulailah pengaturan untuk mekansima perdagangan diambil alih oleh negara, dengan pembentukan lembaga yang mengatur keuangan yaitu bank. Bank, dengan jaminan dan support dari pemerintah, membuat alat tukar baru (saat ini dikenal dengan nama uang). Nilai dari alat tukar tersebut disesuaikan dengan kebutuhan. Biasanya, nilai dari alat tukar tersebut lebih besar dibandingkan dengan nilai bahan pembuatnya. Agar alat tukar tersebut tetap valid dan diterima dalam perdagangan, maka pemerintah akan menjamin keabsahan nilai dari alat tukar tersebut.

Sampai saat ini, metode perdagangan yang masih paling umum dan paling banyak digunakan adalah dengan alat tukar uang. Untuk perdagangan domestik (dalam satu pemerintahan), tidak akan banyak kesulitan dalam perdagangan menggunakan uang. Sedangkan bila perdagangan sudah melibatkan pihak yang berasal dari negara yang berbeda, maka konflik atau kendala sangat dimungkinkan terjadi. Karena masing-masing negara/pemerintahan memiliki kebijakan yang berbeda dalam mengatur masalah keuangan. Karena masing-masing negara memiliki mata uang yang berbeda-beda. Sehingga, bila transaksi terjadi antar negara, maka harus ada standard/pengaturan yang memungkinkan terjadinya hal tersebut. Selain itu, pembuat standard/pengatur harus dapat memberikan referensi penilaian dari masing-masing mata uang dibandingkan mata uang negara lain.

Saat ini setidaknya terdapat 2 badan dunia yang mengatur hal tersebut (keuangan), yaitu Bank Dunia dan IMF. Selain itu, untuk mengatur kebijakan perdagangan, ada WTO.

Dengan semakin kompleksnya perdagangan (melibatkan antar negara) dan tuntutan dari kemudahan dan keamanan, maka uang dalam bentuk fisik (logam dan kertas) sudah jarang digunakan dalam transaksi yang bernilai besar. Biasanya transaksi dengan nilai yang sangat besar dilakukan dengan transaksi transfer elektronik (pemindahan nilai account antar bank, dari account pembeli ke account penjual). Karena itulah, sistem yang aman dan terpercaya sangat dibutuhkan agar para pelaku perdagangan merasa nyaman & aman.

Entry filed under: Trading. Tags: .

Pilihan Hidup Asisten Rumah Tangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Counter

  • 377,304 hits

Categories


%d bloggers like this: