Mudik-mudik

September 3, 2010 at 3:32 am Leave a comment

Tak terasa iedul fitri sudah tinggal beberapa hari lagi dan saat ini cukup banyak orang-orang yang menyiapkan diri untuk pulang kampung (mudik). Berdasarkan pengalaman saya yang sudah lebih dari 10 tahun terpisah dari orang tua, saya mencoba untuk sharing tips-tips mudik bila menggunakan angkutan umum, sbb:

1. Usahakan untuk mudik lebih awal,
Berdasarkan pengalaman saya, mudik lebih awal (sebelum puncak mudik) adalah pilihan terbaik, dengan pertimbangan kelancaran dan kenyamanan. Karena dengan mudik lebih dulu, kita akan terhindar dari kemacetan dan banyaknya orang-orang yang akan mudik. Sebagai ilustrasi, bila hari terakhir kerja adalah hari ini. Maka saya akan mudik pada pagi atau siang hari ini, bukan pada malam hari. Karena biasanya orang-orang akan banyak mudik malamnya.

2. Bila menggunakan bus langsung (misalnya damri) pesan tiket jauh hari sebelum hari keberangkatan,
Jangan menunggu sampai dapat THR untuk beli tiket😀, karena THR biasanya dibagikan 1 atau 2 minggu sebelum hari H. Usahakan untuk menyisihkan uang dari pendapatan bulan sebelumnya untuk membeli tiket. Karena biasanya tiket akan sulit didapat menjelang puncak mudik. Oleh karena itu, rajin-rajinlah mengecek ke loket pemesanan tiket, apakah sudah bisa dibeli tiket yang diinginkan. Bila sudah dapat, segeralah beli tiket tersebut, jangan menunggu-nunggu.

3. Bawalah barang seperlunya jangan terlalu banyak bawaan,
Untuk kenyamanan dan keamanan, sebaiknya bawa barang (tas) seperlunya saja. Karena semakin banyak bawaan, maka ruang gerak dan kelincahan juga berkurang. Selain itu, orang yang bawaannya sedikit mendadakan ia sudah berpengalaman bepergian (travelling). Sehingga bila ada orang yang berniat jahat, maka oknum tersebut akan berfikir lebih jauh untuk bertindak terhadap orang tersebut.

4. Bawalah uang secukupnya,
Uang cash yang dibawa sebaiknya tidak berlebihan, cukup untuk biaya perjalanan dan tambahan sedikit untuk cadangan. Karena bila kita kecopetan (mudah-mudahan tidak), maka kerugian kita juga tidak banyak. Apalagi sekarang ATM sudah tersebar dimana-mana, jadi bila ternyata butuh uang tambahan yang agak banyak, kita bisa mencari ATM terdekat.

5. Pisahkan uang untuk biaya perjalanan dengan uang untuk kebutuhan lain,
Bila kita terpaksa membawa uang dalam jumlah agak banyak (mungkin karena tempat tujuan mudik kita tidak ada ATM bank yang kita gunakan), maka sebaiknya uang untuk biaya perjalanan dipisahkan dari uang yang lainnya. Misalnya, untuk uang biaya perjalanan disimpan dikantong celana, sedangkan uang untuk kebutuhan lain (angpao saudara, pemberian orang tua, dll) ditaruh didompet.

6. Jangan sering-sering menunjukkan HP atau dompet,
Hal ini sering dilakukan oleh orang yang kurang berpengalaman dalam bepergian. Hal ini akan mengundang orang jahat untuk berbuat kriminal terhadap kita (mencopet atau menodong kita). Sebaiknya simpan dompet dikantong depan (jangan kantong belakang), agar kita dapat lebih leluasa mengawasinya.

7. Usahakan memiliki teman seperjalanan,
Sebaiknya kita tidak mudik sendirian, apalagi bagi orang yang tidak terbiasa bepergian jauh. Selain untuk teman ngobrol, juga untuk saling melindungi dan mengawasi.

8. Jangan terlalu percaya kepada orang baru,
Lebih baik kita dibilang jutek/sombong, dibandingkan kita tertipu dan merugi. Bila ditengah jalan ada orang yang mencoba mengajak bicara atau berbincang, layani saja seperlunya. Jangan terlalu terlena, karena bisa jadi orang tersebut bermaksud tidak baik terhadap anda.

9. Usahakan terjaga selama perjalanan,
Tidurlah sesedikit mungkin dijalan, karena bila kita tidur, maka kita tidak akan sadar akan keadaan sekitar. Selama perjalanan Jakarta – Bandar Lampung rutin tiap minggu selama 2.5 tahun (Juli 2007 – Desember 2009), setidaknya saya menemukan 3 kali kejadian orang kecurian/kecopetan saat tertidur dibus Bakauheni – Rajabasa (Bandar Lampung). Semua kejadian terjadi saat shubuh, ketika hampir semua penumpang terlelap.

10. Mulailah perjalanan dengan doa,
Jangan lupa berdoa sebelum berangkat. Karena hanya Allah SWT yang dapat melindungi kita dalam perjalanan. Memang kita perlu berhati-hati, tetapi perlindungan Allah SWT merupakan yang utama.

Selamat mudik & semoga lacar serta selamat diperjalanan.

Entry filed under: Travelling & Perjalanan. Tags: .

Apakah benar rumput dihalaman tetangga selalu lebih hijau dari rumput dihalaman kita sendiri? Perbaikan Pelayanan untuk KRL Jabodetabek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Counter

  • 377,304 hits

Categories


%d bloggers like this: