Welcome to “Ramadhan”

August 16, 2010 at 2:51 am Leave a comment

Berpuasa (shaum) memang banyak manfaatnya, apabila dilaksanakan secara benar dan sesuai dengan syariat yang ditetapkan. Tetapi apakah kita sudah melakukan shaum dengan benar serta mendapatkan manfaatnya? Mari kita renungkan bersama.

Beberapa manfaat yang dapat langsung kita rasakan saat bulan ramadhan antara lain sbb:
1. Orang-orang menjadi lebih rajin dan getol dalam beribadah. Coba saja perhatikan, majelis-majelis pengajian dan masjid-masjid menjadi lebih hidup dan ramai saat bulan ini. Orang-orang bertadarus sampai larut malam.
2. Denyut perekonomian menjadi lebih hidup, karena orang cenderung melakukan pembelian makanan atau barang-barang untuk persiapan hari raya (Iedul Fitri) selama bulan ramadhan. Sehingga semakin banyak orang (terutama pedagang) yang mendapatkan tambahan rezeki dibulan yang mulia ini.
3. Silaturahmi makin erat terjalin, hal ini merupakan efek positif lanjutan dari makin banyaknya aktivitas pengajian dan dakwah. Sehingga semakin luas jalinan silaturahmi yang terjadi. Apalagi saat hari raya Iedul Fitri, kita mengunjungi tetangga, saudara baik yang dekat maupun yang jauh. Tak jarang dalam 1 tahun, kita bertemu mereka hanya saat Iedul Fitri saja.

Disamping manfaat-manfaat baik yang bisa langsung kita rasakan (seperti dipaparkan diatas), ada beberapa tingkah laku atau kebiasaan dari masyarakat yang kurang baik saat bulan ramadhan. Setidaknya saya memperhatikan hal-hal dibawah ini:
1. Memang saat buka puasa adalah saat yang paling menyenangkan untuk berkumpul bersama keluarga (anak & istri), tetapi hal ini sering kali membuat orang-orang kurang sabar dalam bertindak. Sehingga sering terjadi kemacetan dijalanan & bunyi klakson dimana-mana. Apakah ini yang pelajaran yang didapatkan setelah berpuasa seharian? Mudah-mudahan mereka bisa lebih cepat sadar dari kekhilafannya.
2. Tingginya harga-harga kebutuhan sehari-hari & biaya perjalanan. Hal ini wajar & kerap terjadi, mungkin karena tingkat inflasi yang ikut naik menjelang hari raya Iedul Fitri.

Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari bulan mulia ini. Amin.

Entry filed under: Cerita Pembangun Moral. Tags: .

Masihkan budaya antri ada dinegeri kita? Tajil berbuka puasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Counter

  • 377,304 hits

Categories


%d bloggers like this: