International Commercial Term (Incoterm) …. part-1

April 20, 2010 at 9:42 am Leave a comment

Incoterm merupakan sesuatu yang wajib dimengerti oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang logistik, eksport-import, penjualan/trading barang-barang dari luar negeri & pihak Legal yang mengurusi kontrak-kontrak pembelian barang dari luar negeri.

Sebenarnya untuk memahami tentang incoterm tidak begitu sulit, asalkan kita mengerti bagaimana mengelompokkan istilah-istilah incoterm tersebut berdasarkan tanggung jawab masing-masing pembeli (buyer) atau penjual (seller). Secara garis besar, istilah-istilah dalam incoterm dapat dibedakan berdasarkan huruf awalnya menjadi empat (4) kelompok, yaitu E (Ex-Work/Ex-Go), F (FCA, FAS, FOB), C (CFR, CIF, CPT, CIP) dan D (DAF, DES, DEQ, DDU, DDP). Meskipun begitu banyak istilah, tetapi tidak semua istilah tersebut lazim digunakan dalam perdagangan export-import antar negara. Istilah-istilah tersebut dikenal dengan sebutan delivery term.

Tidak semua delivery term yang lazim digunakan dalam perdagangan internasional. Biasanya hanya beberapa delivery term, misalnya Ex-Work, FCA, FOB, CIF, CIP, DDU dan DDP, yang sering digunakan. Karena bila terlalu banyak menggunakan istilah-istilah tersebut, akan membingungkan pihak-pihak yang belum terbiasa dengan incoterm.

Langkah-langkah pengiriman barang dalam perdagangan internasional adalah manufacturing/produksi barang, packing untuk export, transportasi ke pelabuhan keberangkatan, export clearance, terminal & handling cost/THC (dipelabuhan keberangkatan & kedatangan), freight (by air atau sea), pembukaan asuransi, import clearance (custom clearance), serta delivery dari port tujuan ke gudang pembeli. Ini adalah penjelasan dari masing-masing delivery term, yang terkait dengan tanggungjawab dari masing-masing aktivitas dalam perdagangan internasional, dimana masing-masing delivery term memiliki pembagian tanggung jawab yang berbeda antara penjual dan pembeli:

a. Ex-Work/Ex-Go,
Dalam delivery term ini, scope tanggung jawab pihak penjual adalah sangat sedikit, karena pihak penjual hanya bertanggungjawab untuk memproduksi barang & menyiapkannya agar dapat diambil oleh pihak pembeli digudang penjual. Pihak penjual hanya perlu mempersiapkan packing untuk barang tersebut, sesuai kontrak jual beli dengan pembeli & yang memenuhi standar internasional.
Sedangkan pihak pembeli yang akan melakukan proses sisanya, seperti transportasi ke pelabuhan keberangkatan, export clearance, THC, freight (by air atau sea), pembukaan asuransi, import clearance (custom clearance), serta delivery dari port tujuan ke gudang pembeli.
Kepemilikan barang berpindah dari penjual ke pembeli saat digudang/tempat penjual. Saat pembeli/perwakilan dari pembeli menjemput/mengambil barang tersebut.

b. Free Carrier atau FCA …. (nama tempat/pihak penerima barang),
Dalam delivery term ini, scope tanggung jawab pihak penjual lebih banyak dibandingkan Ex-Work. Pihak penjual bertanggungjawab untuk memproduksi barang, menyiapkan packing barang dan mengirimkan barang tersebut ke tempat/penerima barang (carrier). Carrier disini bisa berarti orang atau perusahaan logistik/forwarder. Pihak penjual tidak melakukan export clearance, tetapi pihak pembeli (melalui forwarder/carrier) yang akan melakukan export clearance.
Pihak pembeli akan melakukan proses export clearance, THC, freight (by air atau sea), pembukaan asuransi, import clearance (custom clearance), serta delivery dari port tujuan ke gudang pembeli.
Kepemilikan barang berpindah dari penjual ke pembeli saat penjual menyerahkan barang tersebut kepada pihak yang ditunjuk oleh pembeli/forwarder ditempat yang disepakati.

c. Free Alongside Ship atau FAS …. (nama pelabuhan),
Sebenarnya delivery term ini, FAS, mirip dengan FCA. Hanya saja, pihak penjual bertanggungjawab mengantarkan barang sampai dengan pelabuhan (disisi/dekat kapal pengangkut). Sehingga export clearance menjadi tanggungjawab penjual, tetapi THC pada pelabuhan keberangkatan menjadi tanggungjawab pembeli. Bila pembeli yang akan melakukan export clearance, maka didalam kontrak penjualan & pembelian barang harus dicantumkan dengan jelas, bahwa pembeli adalah pihak yang akan melakukan export clearance.
Jadi, pihak pembeli bertanggungjawab untuk melakukan kegiatan THC (pada pelabuhan keberangkatan & kedatangan), freight (by air atau sea), pembukaan asuransi, import clearance (custom clearance), serta delivery dari port tujuan ke gudang pembeli.
Kepemilikan barang berpindah dari penjual ke pembeli saat barang sudah sampai diterminal keberangkatan, tetapi belum dinaikkan (loading) dikapal pengangkut.

d. Free on Board atau FOB…. (nama port keberangkatan)
Delivery term ini juga tidak jauh berbeda dengan delivery term FAS. Hanya saja pada FOB, pihak penjual yang bertanggungjawab sampai dengan barang naik ke kapal (berada diatas kapal). Karena itu, THC pada pelabuhan keberangkatan menjadi tanggungjawab penjual. Jadi tanggungjawab penjual adalah manufacturing/produksi barang, packing untuk export, transportasi ke pelabuhan keberangkatan, export clearance dan terminal & handling cost/THC (dipelabuhan keberangkatan & kedatangan). Proses setelah itu, menjadi tanggungjawab pembeli, misalnya freight, insurance, import clearance, THC pada port kedatangan serta delivery ke gudang tujuan.
Kepemilikan barang berpindah dari penjual ke pembeli saat barang sudah sampai diatas kapal, pada pelabuhan keberangkatan.

bersambung untuk penjelasan delivery term yang lain ……

Entry filed under: Trading. Tags: .

Tentang Kanopi sebagai hiasan atau pelindung rumah (lanjutan) International Commercial Term (Incoterm) ….. part 2 (C group)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Counter

  • 377,304 hits

Categories


%d bloggers like this: