Membuat SIM C baru di Depok & tips-tips agar lulus tes tertulis & praktek

May 20, 2010 at 6:40 am 2 comments

Tidak terasa, ternyata SIM C sudah mati hampir 2 tahun dan SIM A sudah tinggal beberapa bulan lagi usianya. Padahal akan segera beli motor, karena kebetulan rumah agak masuk kedalam kompleks, dari jalan utama (Jl. Raya Citayam) jaraknya sekitar 600 M, sampai depan rumah. Sebenarnya masih OK, untuk olah raga jalan pagi/sore. Tp kl lagi buru-buru, terpaksa naik ojeg. Tentu saja keluar biaya tambahan :D.

Itulah yang saya rasakan hampir satu setengah tahun lalu, ketika baru menempati rumah kami. Memang saya baru membeli kendaraan (motor) setelah hampir 2 bulan menempati rumah kami. Karena sebelumnya saya memang tidak tertarik untuk membeli motor.

Beberapa hari setelah membeli motor, saya menyempatkan diri ke Poltabes Depok, untuk mengurus SIM C baru. Begitu sampai, saya langsung bertanya ke pak Polisi terdekat, dimana mengurus SIM. Ternyata tempat mengurus SIM terdapat dibagian pojok kiri belakang, dari kompleks Poltabes Depok. Disanalah saya memulai untuk proses pembuatan SIM C baru, karena SIM C lama saya sudah terlalu lama habis masa waktunya. Proses-prosesnya adalah sbb:

1. Pendaftaran,
Diloket pendaftaran, kita mengambil formulir & mengisinya. Jangan lupa untuk membawa alat tulis sendiri, pen & pensil. Bila tidak, kita akan memerlukan tambahan biaya untuk memebeli pen & pensil, seharga 5 ribu. Setelah mengambil formulir, kemudian kita diminta untuk mengisinya serta mengikuti tes kesehatan, diklinik yang letaknya diruko ITC Depok. Jadi, menyeberang dahulu dari Poltabes Depok.

Untuk pengurusan SIM C baru, biayanya kl tidak salah sekitar Rp 105 ribu, yang terdiri dari biaya administrasi, biaya asuransi dan biaya pemeriksaan kesehatan.

2. Pemeriksaan Kesehatan,
Setelah mendaftar, kita akan diminta ke klinik di Ruko Depok (saya lupa namanya) untuk pemeriksaan kesehatan. Tinggal menyebrang jalan Margonda saja kok, kalo dari Poltabes Depok. Setelah selesai melakukan tes kesehatan, saya kembali ke bagian pendaftaran & menyerahkan berkas hasil tes kesehatan tersebut. Setelah itu menunggu panggilan untuk tes tertulis.

3. Tes Tertulis,
Setelah menunggu beberapa saat (sekitar 30 menit-an), akhirnya kami memasuki ruangan untuk tes tertulis. Dimana peserta tesnya cukup banyak, sekitar 25-30 orang per sesi. Materi tesnya biasanya tentang rambu lalu lintas, aturan/tatakrama berlalulintas dan peraturan-peraturan terkait lalulintas. Setelah selesai, berkas tes langsung diperiksa & diumumkan siapa saja yang lulus.
Penilaian adalah dengan sistem minimum skor. Kl gak salah pertanyaannya ada 40 atau 50 soal, dan maksimal kesalahan adalah 15 soal (untuk bisa lulus tes tertulis). Iya, jangan lupa bawa alat tulis, pen, pensil & penghapus, agar tidak kebingungan dalam mengerjakan tes. Dibawah ini adalah tips dari saya agar lulus tes tertulis:
-. Baca-baca buku mengenai peraturan lalulintas
-. Baca-baca & pahami mengenai rambu-rambu lalulintas
-. Jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan tes tertulis

4. Tes Mengemudi (praktek),
Alhamdulillah saya lulus tes tertulis dengan kesalahan dibawah 10 soal :). Setelah itu, kami diminta untuk kebagian depan halaman poltabes depok dan menunggu giliran untuk tes praktik mengemudi motor. Kita bisa memilih untuk menggunakan kendaraan yang disediakan oleh polisi atau kendaraan kita sendiri. Karena saat itu saya belum punya motor sendiri, maka saya menggunakan motor yang disediakan polisi.
Ternyata cukup banyak peserta yang tidak lulus tes ini. Kira-kira dari 10 orang peserta, mungkin hanya 3 orang saja yang lulus. Alhamduilllah saya termasuk salah satu peserta yang lulus. Dibawah ini adalah beberapa tips dari saya agar lancar dalam menjalani ujian praktek mengemudi,
-. Biasanya, ujian praktek mengemudi motor dilakukan dengan beberapa rintangan (gawang). Peserta diminta untuk mengendari motor diantara kedua tiang (pada masing-masing gawang). Lokasi dari masing-masing gawang dibuat tidak sejajar, tetapi agak zig-zag. Kemudian diakhiri dengan berputar, membentuk angka 8.
-. Usahakan untuk mengambil posisi start yang agak jauh dari gawang pertama. Sehingga kita sudah bisa stabil dalam mengendarai motor kita ketika melewati gawang pertama.
-. Usahakan menggunakan gigi 2 (bila menggunakan motor yang tidak matic) selama ujian. Inilah pentingnya mengambil posisi start yang agak jauh dari gawang pertama, sehingga kita bisa lebih leluasa & punya waktu untuk mengoper dari gigi 1 ke gigi 2.
-. Tenang & tidak usah panik. Karena panik adalah faktor utama yang menyebabkan kegagalan.
-. Berdoa.

5. Foto,
Setelah selesai ujian praktek, maka kita akan diminta menunggu untuk foto & mengambil SIM. Dan ini merupakan akhir dari proses pembuatan SIM baru.

Oya, bila kita gagal dalam tes tertulis maupun praktek, kita akan diberikan kesempatan untuk mengulang 1 atau 2 minggu kemudian.

Selamat berburu SIM :)

About these ads

Entry filed under: Pelayanan Masyarakat. Tags: .

Solusi untuk kulit anak balita merah-merah & gatal-gatal Perpanjangan SIM A di Depok

2 Comments Add your own

  • 1. nung  |  October 21, 2010 at 7:47 am

    terimakasih banyak infonya…
    saya nau tanya lagi ni…untuk persyaratan pembuatan sim c, perlu KTP gak?
    kalo misalnya iya, apakah harus memakai KTP depok? soalnya saya belum punya ktp depok…apakah boleh memakai kartu mahasiswa dsb..???

    Reply
    • 2. depokmania  |  October 22, 2010 at 4:20 am

      Mas/Mbak Nung,

      Untuk pembuatan SIM C harus pake KTP depok. Wah, kayaknya gak bisa deh pake kartu mahasiswa, soalnya acuan alamat yang akan tertera di SIM adalah dari KTP.

      Coba aja buat KTP depok dulu :)

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Counter

  • 309,108 hits

Categories


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 36 other followers

%d bloggers like this: